Ini Alasan Tarif di Barbershop Lebih Mahal dari Tempat Cukur Biasa

BERSPONSOR

NINNA.ID – Barbershop dikenal sebagai tempat potong rambut yang nyaman. Namun kenyamanan ini berbanding lurus denga biaya yang kita keluarkan untuk jasa sekali potong rambut.

Sekali potong rambut di barbershop, semurahnya berkisar antara Rp40.000 – Rp100.000.

Di tempat cukur atau potong rambut biasa, tarif memang jauh berbeda. Maksimal hanya Rp35.000, bahkan masih banyak yang lebih murah. Lalu kenapa tarif di barbershop mahal?

Berikut beberapa alasannya.

BERSPONSOR

1. Kapster (tukang cukur) di barbershop bersertifikat profesional.

Di sejumlah negara, ada persyaratan pendidikan atau pelatihan tertentu untuk menjadi seorang kapster.

Di beberapa negara ada yang membutuhkan waktu sekitar 15 bulan untuk belajar mengenai tata rias dan potong rambut.

2. Lokasi barbershop selalu berdiri di tempat yang strategis. Konsepnya juga mengutamakan kenyamanan saat menunggu dengan berbagai layanan yang melengkapi.

Sewa tempat dan konsep bangunan inilah yang membuat pengeluaran bulanan mereka cukup tinggi.

tarif barbershop

Barbershop harus memikirkan penggunaan air, listrik, pemanas, wastafel, kursi styling hidrolik, lemari penyimpanan, pengering rambut, sampai konsep yang diusung suatu barbershop.

TERKAIT  Pembunuhan berencana Brigadir J Terkait Hasrat Putri Candrawathi Diungkit JPU

3. Bicara peralatan di barbershop juga tidak ada yang murah. Ini menjadi salah satu alasan mengapa harga potong rambut di barbershop itu maha.

- Advertisement -

Alat-alat itu termasuk gunting, sisir, sikat khusus dan lainnya.

Barbershop

Mejaga hasil juga dipengaruhi kwalitas peralatan, tak heran jika menjumpai harga satu gunting kecil seharga Rp5 hingga Rp15 juta.

4. Potong rambut di barbershop memperhatikan styling yang sesuai.

Di luar jasa potong rambut, mereka memberikan jasa lain, seperti pijat sederhana dan cuci rambut.

Begitu pula dengan berbagai jenis produk rambut yang disediakan cukup beragam sesuai kebutuhan, seperti gel, wax, pomade atau jenis produk rambut lainnya.

Jika ada pelanggan yang tidak cocok dengan sampo atau produk perawatan rambut tertentu, mereka akan menyesuaikannya sesuai kebutuhan pelanggan.

5. Layaknya di suatu coffee shop, barbershop juga menyediakan majalah berlangganan yang ada di ruang tunggu. Saat menunggu antrean, pelanggan tidak merasa bosan. Tidak sedikit juga yang menyediakan minuman, air putih atau kopi gratis.

Editor : Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU