spot_img

Hutan Pinus dan Sensasi Jalan Tele yang Berkelok

SAMOSIR – Kabupaten Samosir kerap memberikan kejutan untuk urusan berwisata. Sebut saja Bukit Sibeabea yang menghentak Danau Toba. Urusan pantai, ada Batu Hoda Beach yang menerapkan e-ticketing jadi terkesan kekinian dan mendukung anjuran pemerintah tidak bersentuhan demi memutus rantai peneybaran Covid-19. Dan ternyata, ada lagi wisata Hutan Pinus dan ruas Jalan Tele pemacu adrenalin.

Lokasi pohon pinus memang bukan hal yang baru di ruas jalan kesohor di Negeri Indah Kepingan Surga itu. Lokasi ini sudah lama dikenal warga Samosir khususnya warga di Ibukota Kabupaten, Kota Pangururan.

Namun tak banyak menyadari, lokasi ini memberikan sensasi baru berwisata di pohon pinus. Berbeda dengan lokasi pinusan Sipinsur di Humbang Hasundutan dan Pinus Hills di Simalungun, lokasi hutan pinus Tele Samosir ini berada di atas jalanan berkelok Tele.

Kunikan Hutan Pinus yang mulai dikelola untuk wisatawan ini sangat direkomendasi buat para wisatawan, yang masuk ataupu keluar dari Pulau Samosir. Mengingat ruas jalan Tele ini satu-satunya jalan darat menuju Pulau Samosir, jadi pasti dilintasi.

Hutan Pinus Tele berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Pangururan atau sekitar dua kilometer dari Simpang Sibeabea maupun dari Menara Pandang Tele.

Lokasi hutan Pinus Tele, menyediakan jalur track yang melilit bagai mahkota di bukit. Lokasi ini sangat cocok untuk berkemah bagi pecinta wisata petualang.

Menara Pandang Tele sebagai ikon wisata Kecamatan Harian dan Kabupaten Samosir (Foto/NINNA)

Sebelum menyinggahi Hutan Pinus itu, bentuk jalan Tele yang penuh kelok mulai dari Simpang Tele menurun tajam hingga ke Pangururan, juga menjadi tujuan tersendiri. Kini banyak yang memilih jalur Doloksanggul atau Dairi menujuh Pulau Samosir, demi menikmati jalur berkelok Tele.

Jalan Tele ini pernah kesohor sebagai ruas jalan yang memacu adrenalin. Informasi itulah yang membuat banyak orang penasaran ingin mencoba.

Tak dipungkiri, ruas jalan ini memang menawarkan daya tarik tersendiri. Dari setiap jengkal ruas jalan ini, menawarkan panorma indah Danau Toba. Ruas jalan yang penuh kelok itu, membuat panorama ke Danau Toba terkadang berada di sisi kanan dan terkadang di sisi kiri namun selalu penuh warna keindahan.

TERKAIT  Sandiaga Uno Ngevlog dan Puji Keindahan Desa Wisata Tipang, "Keren”

Saat berada di posisi ketinggian ruas jalan Tele, kita sesekali dapat melihat liku-liku jalanan Tele dengan jelas walau dari sela-sela pepohonan. Tidak sedikit mengakui, terkadang kita bisa dapatkan sensasi yang seolah terbang di atas liku jalan yang mengular hingga ke Pangururan itu.

Pola perkampungan dan lahan pertanian di sebelah Barat dan Utara ikut memanjakan mata dengan warna kehijauan, serta keindahan bentuk pematang sawah yang seolah ditata khusus menyambut menuju Pulau Samosir.

Di pagi hari, pancaran sang fajar memberikan semangat baru pagi pengguna jalan yang menuju Samosir dan di senja, pancarannya yang mulai meredup seolah mengingatakan untuk beristirahat menikmati banyak keindahan dan keunikan di Pulau Samosir.

Sayangnya, pemandangan ini tidak bisa selalu dinikmati pengemudi kendaraan karena butuh ekstra hati-hati terlebih bagi yang pertama kali melalui jalan ini.

 

Penulis    : Lifzen Sitanggang
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU