spot_img

RUHUT

Gondang Junjungan Penyembuh Roh

NINNA.ID – Setiap manusia, baik tua maupun muda, lelaki perempuan, besar kecil, memiliki junjungan. Lalu muncul pertanyaan, apa itu junjungan?

Junjungan merupakan suatu cita-cita atau keinginan yang tidak terlaksana, baik itu berbentuk barang maupun pekerjaan. Jika tidak terkabul akan mengakibatkan penyakit.

Penyakit ini, walaupun dibawa berobat ke medis tidak akan sembuh, sebab penyakit ini berkaitan dengan hal yang tidak bisa ditangani medis, karena berkaitan dengan roh. Lalu dibawa kemana penyakit ini agar sembuh? Bawalah ke datu atau yang dikenal dengan dukun.

Dalam konsep kehidupan sosial Batak dahulu, dan juga masih ada berlangsung hingga kini, suku Batak percaya kalau datulah, satu-satunya yang mengerti hakekat roh.

Dalam praktiknya, para datu tadi mempelajari awal penyakit atau dalam bahasa Batak disebut Marmula Sahi. Dari sini, dukun mengetahui penyebab penyakitnya dari sebuah cita-cita atau keinginan yang tidak terkabul, dan berdampak sampai kepada roh menjadi lemah dan sakit.

TERKAIT  Sejarah dan Kecelakaan Terburuk Namarpariban di Suku Batak

Salah satu cara yang dilakukan untuk mengembalikan aura yang sakit itu melalui Gondang Sabangunan (gendang Batak Toba). Dalam ritualnya, datu mengambil sumber air orang yang rohnya tadi sedang sakit, namaun tata cara mengambilannya beda dengan Gondang Uras uras. Keluarga sesepuh berganti-ganti menemani manortor hingga yang sakit puas dalam jujungannya.

Ketika yang sakti sampai keringatan karena manortor (marinjak),diyakini penyakitnya berangsur angsur pulih kembali sedia kala.

Ritual gondang junjungan itu sekarang sudah jarang dilakukan sejak ajaran kristen masuk ke tanah Batak. Gondang junjungan ini berangsur punah, dan jikapun masih ada, dilakukan dengan terpaksa jika menyangkut keselamatan nyawa.

 

Penulis      : Aliman Tua Limbong
Editor         : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU