spot_img

Goa Boru Natumandi, Rumah Abadi Gadis Cantik Bersama Siluman Ular

TAPUT – Warga sekitar menyebutnya Liang Boru Natumandi Hutabarat atau yang dikenal dengan Goa Boru Natumandi .Goa kecil ini menyimpan kisah percintaan mistis, menarik untuk diketahui tapi bisa membuat bulu kuduk berdiri. Masih banyak warga setempat percaya, goa ini adalah rumah abadi seorang gadis cantik bersama seekor siluman ular.

Konon di suatu masa, tidak jauh dari Desa Hutabarat sekarang ini, ada satu desa yang terkenal karena gadis-gadis dari desa itu dikarunia wajah-wajah cantik bak bidadari, leher jenjang dengan betis-betis padat bak perut padi bunting. Banyak pemuda dari berbagai tempat, datang melamar dara-dara cantik dari desa ini.

Dari sekian banyak gadis cantik di sana, ada seorang gadis yang sangat cantik. Namanya indah terdengar. Dialah Boru Natumandi Hutabarat, gadis tercantik di desa itu yang kebetulan mahir bertenun ulos.

Kala itu, selain wajah cantik, kemahiran seorang gadis bertenun menambah daya tarik pemuda-pemuda dari kalangan bangsawan maupun orang-orang kaya.

Suatu ketika, saat Boru Natumandi bertenun ulos, mendekatlah seekor ular jadi-jadian atau siluman ular. Siluman ular itu ternyata jelmaan pemuda gagah dengan paras tampan bertubuh kekar.

Si Boru Natumandi tidak merasa jijik atau takut dengan siluman ular, yang ternyata seorang pemuda bermarga Simangunsong dari Pulau Samosir.

Mengetahui kehadirannya diterima dengan baik, Siluman ular kerap menggoda Boru Natumandi dan akhirnya mengajak menikah. Melihat ketampanan pemuda itu, Boru Natumandi tak kuasa menolak dan akhirnya menerima lamaran.

Siluman ular lalu membawa Boru Natumandi pergi menuju ke arah Sungai Aek Hariapan. Sebelumnya, Boru Natumandi meninggalkan pesan kepada orang tuanya, dengan cara menabur sekam padi dari tempatnya biasa bertenun ulos.

TERKAIT  Leluhur Batak Sudah Lama Menerapkan Gotong Royong

Taburan sekam padi itu akhirnya dipahami  orang tua Boru Natumandi sebagai pertanda, anak gadisnya pergi dan menikah dengan seorang pria. Taburan sekam itu merupakan jejak yang ditinggalkan untuk diikuti, agar orang tuanya tahu, kemana dia dibawa pergi.

Setelah melihat sekam padi itu, orang tua Boru Natumandi memberitahukan warga desa. Semua orang di desa itu melakukan pencarian. Mereka mengikuti taburan sekam padi, yang membentuk seperti garis, namun Boru Natumandi tak kunjung ditemukan, hingga malam menutup desa.

Pencarian pun belanjut, hingga ke esokan harinya. Taburan sekam di tepi sungai Aek Situmandi atau Aek Hariapan itu berakhir di sebuah liang atau goa. Diketahuilah, Boru Natumandi menikah dan dibawa Siluman ular itu ke dalam goa, sebagai rumah abadi mereka.

Begitulah kisah Goa Boru Natumandi, yang dituturkan turun temurun hingga sekarang oleh para tetua di desa itu. Kisah cinta dua insan berbalut mistis itu, kini menjadi objek wisata yang dibuka untuk umum.

Bagi bro dan sista ninnA.id, yang masih penasaran dan ingin mendengar langsung kisah, serta melihat rumah abadi Boru Natumandi dengan Siluman ular itu, datanglah ke Kota Tarutung. Dari kota ini, goa itu hanya berjarak sekitar satu kilometer.

 

Penulis    : Eka Hutabarat
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU