spot_img

Filsafat dalam Batak Toba (3)

NINNA.IDTihas Sotarpabuni, Bugang Naso Hatalitalian, Paramak Sobalunon, Partataring Na Soramittop, Parsakkalan Naso Hea Mahiang, Parbal Bahul Nabolon, Pamurosumantak Sior, Parmahan Sumantakbatahi, Dijolo Siaduon, Ipudi Sipaimaon, Disiamun Siambirang Gabe Pangalambungi, Ditonga Tonga Gabe Siharangguan, Sipisat Bollok Ni Aek, dan Si Ittopi Api Di Punggur.

Sederet filsafat Batak Toba di atas masih sebagian dari yang sering maupun sudah jarang terdengar.  Intinya, sejak masa lampau orang Batak Toba telah membuat norma sosial ataupun hukum dalam tatanan kehidupannya. Hukum-hukum itu bahkan menjadi bagian kehidupan yang selalu melekat di masanya, bahkan masih up to date hingga masa sekarang, walaupun penyampaiannya cenderung secara lisan.

Ada lagi filsafat dalam Batak Toba, seperti SIPANDENGGAL DIALAMAN, yang mengandung makna seseorang ketika tampil di depan khalayak ramai kelihatan seperti seseorang yang baik, padahal fakta yang sebenarnya setelah ditelusuri ternyata dia adalah manusia yang jahat.

Berikutnya ada SIBOLA INDAHAN DIJALEAN yang mengandung makna seseorang yang ingin memecahbelah orang yang berkeluarga. Ada lagi yang disebut PAMOLAMOLA yang mengandung makna seseorang dengan sengaja memengaruhi orang supaya tidak mengikuti keputusan yang sudah disepakati bersama.

TERKAIT  Ritual Hahomion Martua Omaoma Pagabe Taon Silalahisabungan

Selanjutnya ada filsafat SITUHUK RANSANG yang mengandung makna seseorang yang suka menguping pembicaraan orang lain, dan lalu menyampaikan pembicaraan tersebut kepada pihak lainnya, layaknya seperti mata-mata.

Kemudian ada beberapa istilah lainnya yang mempunyai makna tersendiri semisal, PARBODARIAN yang mengandung arti suatu persiapan menyambung kehidupan untuk selanjutnya.

Ada lagi istilah SIGANJANG DILA yang mengandung arti seseorang yang suka menambahi perkataan orang lain yang mengakibatkan perbedaan makna dari perkataan awal.

Istilah lain yang mungkin sudah jarang terdengar terlebih di lingkungan perkotaan, SIPULTAK PURAPURA yang mempunyai arti seseorang yang dengan berani dan tegas mampu membocorkan aib dan rahasia temannya. Selanjutnya ada lagi istilah SILIMUT NI AEK yang mempunyai arti seseorang yang tidak tetap pendiriannya.

 

Penulis : Aliman Tua Limbong
Editor    : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU