spot_img

Filosofi Rumah Tradisional Batak Toba (5)

NINNA.ID – Sebelumnya sudah banyak hal diuraikan tentang makna ruang bangun rumah tradisional Batak Toba atau Rumah Bolon. Selain itu, rumah tradisional Batak Toba sering terlihat dengan hiasan seni ukir yang dikenal dengan Gorga.

Ornamen Gorga ini tidak melekat pada semua Rumah Bolon. Pada masanya, hanya orang-orang tertentu saja Rumah Bolonnya boleh dibuatkan Gorga. Yuk, kita menilik makna dari beberapa ukiran Gorga tersebut.

Gorga Sitindangi. Gorga ini akan kita temukan pada Rumah Bolon dengan motif yang sama di sebelah kanan maupun di sebelah kiri rumah. Maknanya adalah, suku Batak tidak akan memihak terhadap yang kaya maupun yang miskin.

Makna ini dengan tegas menyatakan yang benar itu adalah benar dan begitu juga yang salah itu tetap salah.

Gorga Simarogungogung. Gorga ini adalah gorga yang berbentuk Gong dengan bentuk benjolan di tengahnya, yang mengandung makna bahwa pemilik rumah adalah orang kaya yang memiliki harta material yang lumayan. Karena itu, tidak semua Rumah Bolon memiliki Gorga ini.

Gorga Sitagan. Gorga yang berbentuk segi empat yang mengandung makna, suku Batak adalah orang yang rendah hati dan biasanya orang yang sering dikunjungi banyak tamu (partamu).

Gorga Suhi Ampang Naopat. Ini adalah Gorga yang melambangkan Hasingalon yaitu penggambaran kehebatan seseorang yang sangat disegani di daerah itu pada zamannya.

TERKAIT  Tondi Dohot Sahala Dalam Kepercayaan Batak

Gorga Tompi. Makna Gorga, suku Batak yang benar-benar pengasih terhadap saudara-saudaranya. Kasih yang tidak pernah pudar dan terus saling mengikat.

Gorga Manuk Manuk. Simbolnya menyerupai bentuk ayam yang mengandung makna, mengingatkan kita kembali agar tidak pernah lupa akan proses kehidupan yang selalu berputar. Penggambaran ini menunjukkan bahwa setiap pagi, dari kokok ayam itulah kita dapat mengetahui waktu.

Gorga Simeoleol. Gorga yang bermakna kecantikan atau Haulion, menggambarkan sisi feminisme. Gorga Ipon ipon. Gorga ini bermakna memagari (kandang) dan juga menangkal hal-hal yang sifatnya jahat yang ingin melukai si pemili rumah.

Gorga Singa Singa. Gorga yang menggambarkan hal yang tidak baik (Nasohasea) yang posisinya berada sisi kiri dan kanan. Gorga Gaja Dompak. Gorga ini bermakna Hasingalon atau kehebatan. Gorga Boras Pati, adalah Gorga yang bermakna bahwa suku Batak Toba cepat menyesuaikan diri di manapun berada.

Sampai sekarang banyak percaya, ketika kita bicara yang benar maka cicak akan ikut berbunyi seolah ikut membenarkan cerita kita.

Gorga Tarus Tarus. Gorga yang bermakna Pangurupi. Maksudnya, si pemilik rumah mampu memberi kenyang bagi yang lapar. Gorga ini juga menggambarkan sosok yang suka membantu orang-orang yang lemah.(Habis)

 

Penulis   : Aliman Tua Limbong
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU