spot_img

Fenomena Singgolom, Tempat Pemakaman yang Jadi Destinasi Wisata

TOBA – Singgolom, kini menjelma menjadi satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Toba. Terlebih, sejak Danau Toba ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas dan kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke tempat ini, Singgolom semakin ramai diminati wisatawan. Padahal sebelumnya, Bukit Siggolom ini merupakan kawasan pemakaman.

Jika biasanya areal dengan kuburan terkesan seram atau menakutkan bagi sebahagian orang, tidak demikian dengan lokasi makam di Bukit Singgolom ini. Pemandangan dari Bukit Singgolom yang sangat luar biasa, menghapus image menakutkan walau di sekitar bukit itu terdapat beberapa kuburan.

bukit singgolom makam
Kuburan yang ada di lokasi Bukit Singgolom.(foto:asmon)

“Seolah dihipnotis berada di sini,” kata Emry, seorang pengunjung yang saat ditemui ninnA sedang asik berswafoto tidak jauh dari salah satu makam. Bahkan, Emry bersama temannya akan berkemah agar keesokan paginya tidak ketinggalan moment sunrise.

Rasa takut jika berada dekat pemakaman Bukit Singgolom memang terabaikan oleh indahnya pemandangan yang mengelilingi Bukit Singgolom.

Berdiri di tepi bukit apalagi di saat senja menjelang, semburat jingga cahaya sang mentari begitu memukau memantul dari Danau Toba. Pun begitu jika kita berdiri membelakangi danau, hamparan padang rumput dengan background birunya gugusan bukit barisan menambah khasanah panorama alam yang disuguhkan.

Selain sebagai lokasi favorit untuk menikmati panorama Danau Toba dan para pemburu foto menanti momen sunrise dan sunset, ternyata di Bukit Singgolom pernah digelar perhelatan musik akbar yakni Toba Caldera World Music Festival.

Ketika itu sebagian pengunjung yang berkerumun mendadak berlari ketepi bukit untuk mengabadikan momen, saat sunset muncul tiba-tiba kala senja menyapa. Sunset dimaksud sangat dinanti dan muncul hanya dalam hitungan detik.

bukit singgolom toilet
Toilet berkelas di Bukit Singgolom.(foto:asmon)

Kini amenitas pariwisata di Bukit Singgolom semakin lengkap dengan dibangunnya toilet pariwisata dengan fasilitas seperti layaknya toilet di hotel berbintang. Selain beberapa kamar toilet untuk wanita dan laki-laki, juga tersedia toilet untuk difabel serta ruang untuk menyusui berikut sumber air tentunya. Telah dibangun juga jalan untuk memudahkan akses mengelilingi lokasi bukit.

TERKAIT  Aek Haidupan, Penopang  Kebutuhan Dasar Menjadi Tempat Rekreasi
Bukit singgolom savana
Savana di Bukit Singgolom.(foto:asmon)

Bagi pehoby foto, tersedia beberapa spot untuk berswa poto. Pohon pinus yang tumbuh kokoh di tebing bukit juga telah disiapkan sebagai menara pandang sekaligus untuk berselfie ria.

Diujung hamparan rumput yang merupakan pintu keluar dari lokasi, berdiri kokoh gapura sekaligus panel edukasi tentang Geopark Kaldera Toba yang sekarang dikenal dengan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.

Dari panel itu kita bisa mengetahui jika di Kaldera Toba itu ada 16 Geosite beserta cerita singkat tentang terjadinya Danau Toba. Bukit Singgolom berada Di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.

bukit singgolom panelm caldera
Prasasti Kadera Toba di Bukit Singgolom.(foto:asmon)

Kecamatan Tampahan tempat bukit ini berada merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Balige. Jadi dari Balige hanya butuh beberapa menit menuju lokasi.

Ada dua rute menuju lokasi yakni lewat daerah wisata Lumban Silintong atau lewat jalan Lintas Balige –Tarutung. Jika memilih rute Balige menuju Tarutung, nanti setibanya di Kecamatan Tampahan silahkan masuk melalui simpang Tarabunga. Persimpangan jalan tersebut juga merupakan simpang jalan yang sama menuju Desa Wisata Meat serta Pantai Pangkodian.

Petunjuk arah cukup memadai ada pada setiap persimpangan. Selain itu keramahan penduduk untuk sekedar ditanyai info tentang akses jalan seputar lokasi wisata juga patut diacungi jempol.

 

Penulis     : Asmon
Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU