spot_img

Mengenal Lembah Tipang

Etalase Geopark Terlengkap di Kawasan Danau Toba

HUMBAHAS – Meskipun sudah memiliki usia yang sama dengan desa-desa lainnya di pinggiran Danau Toba, namun masih banyak masyarakat pinggiran Danau Toba yang belum mengenal lembah yang satu ini. Lembah Tipang.

Dikatakan lembah karena bentuknya berupa bentang cekungan. Sisi Utara, Barat dan Timur dikelilingi oleh bukit. Sisi Selatan-lah yang berhadapan dengan danau Toba.

Lembah Tipang bersebelahan dengan Lembah Bakara. Keduanya memiliki potensi alam dan budaya yang sangat identik. Saking identiknya, Tipang pernah dijuluki oleh orang tua terdahulu sebagai Bakara Tobing yang artinya “tetangga lembah Bakara.”

Belakangan, para pakar di bidang terkait menyebutkan, Lembah Tipang (menjadi Geosite Bakara Tipang) merupakan etalase geopark terlengkap di Kawasan Danau Toba.

Hal ini mungkin, dikarenakan Tipang memiliki ketiga nomenklatur geopark yaitu keanekaragaman biologis, budaya dan geografis. Sesungguhnya, ketiga hal tersebut merupakan anugerah luar biasa yang wajib dilestarikan, dilindungi dan dapat diberdayakan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Memang, kalau kita melihat Lembah Tipang lebih dekat, ia memiliki keanekaragaman hayati sebagaimana wilayah Toba pada umumnya. Secara kultural, Tipang memiliki tradisi berusia ratusan tahun, Marsirimpa Manghali Aek (gotong royong) yang masih eksis hingga hari ini. Secara geografis juga mewarisi sisi Danau Toba, dua air terjun, sungai, persawahan dan bukit.

Untuk menikmati keindahan Lembah Tipang, meskipun tidak bisa dalam waktu singkat, setidaknya bisa diringkas dalam bentuk tour pendek, yaitu mengunjungi beberapa titik yang ramai dikunjungi wisatawan yaitu, Air Terjun Janji, Pulo Simamora, Air Terjun Sigotagota, Persawahan Sibarabara dan Puncak Namartua Guminjang.

TERKAIT  Stone Balancing Wisata Baru di Kaldera Toba

Geosite Bakara Tipang
Ditetapkan sebagai Geosite Bakara Tipang, dibutuhkan peran serta masyarakat setempat, sebagai ujung tombak dalam program-program pemberdayaan geopark.Ada beberapa cara yang bisa ditempuh oleh pengelola Geosite Bakara Tipang untuk mengenalkan wawasan geopark terhadap masyarakat Bakara dan Tipang, yaitu:

1.Pendekatan Langsung
Dalam pendekatan ini, seorang Pengelola Geosite mendatangi masyarakat secara individu. Dengan membagikan pemahaman geopark secara tatap muka pada perorangan maupun kelompok masyarakat. Pendekatan perorangan bisa diterapkan untuk menjangkau para pelaku usaha, seniman, pegiat literasi, tokoh masyarakat. Pendekatan kelompok bisa diterapkan untuk menjangkau anak-anak sekolah, jemaat gereja.

2.Pendekatan Tak Langsung
Dalam pendekatan ini, seorang Pengelola Geosite dapat mengoptimalkan fungsi media sosial. Beberapa media sosial yang cukup mainstream di kalangan masyarakat Bakara Tipang adalah Facebook, Instagram, Tiktok, dan Youtube. Berdasarkan keunggulan masing-masing, beberapa platform berikut dapat dioptimalkan, Facebook sebagai media publikasi artikel, Instagram instagram sebagai media publikasi foto, Youtube sebagai media publikasi video, Tiktok sebagai media publikasi video pendek.

Adapun yang menjadi konten dalam publikasi lewat media sosial ini mencakup keberagaman biologis, kultural dan geologis di Kawasan Geosite Bakara Tipang.

Jika hal-hal tersebut sudah dilakukan secara optimal, besar harapan, masyarakat yang tinggal di kawasan Geosite Bakara Tipang akan memiliki wawasan geopark yang memadai sehingga mampu meningkatkan taraf hidup

 

Penulis    : Gomgom Lumbantoruan
Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU