Ekspor Sumatera Utara para November Turun Dibandingkan Oktober 2023

BERSPONSOR

NINNA.ID-Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada November 2023 mengalami penurunan dibandingkan Oktober 2023, yaitu dari US$948,39 juta menjadi US$883,86 juta atau turun sebesar 6,80 persen. Bila dibandingkan dengan November 2022, ekspor Sumatera Utara mengalami penurunan sebesar 13,84 persen. Demikian data yang dikutip dari Badan Pusat Statistik Sumatera Utara pada Kamis 1 Januari 2024.

Golongan barang yang mengalami penurunan nilai ekspor terbesar adalah golongan ampas/sisa industri makanan sebesar US$39,07 juta (-44,54 persen), sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar pada November 2023 terhadap Oktober 2023 adalah golongan karet dan barang dari karet yaitu naik sebesar US$6,39 juta (10,40 persen).

Ekspor Indonesia pada Januari 2023 turun 6,36 persen
Ilustrasi foto: Reuters

Ekspor ke Tiongkok pada November 2023 merupakan yang terbesar yaitu US$145,64 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$115,24 juta dan India sebesar US$81,73 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,76 persen.

Menurut kelompok negara utama tujuan ekspor pada November 2023, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$320,99 juta (36,32 persen).

BERSPONSOR

Ekspor Menurut Sektor

Sektor pertanian pada November 2023 mengalami kenaikan US$355 ribu (0,73 persen) dibandingkan Oktober 2023, sektor industri turun sebesar US$64,88 juta (-7,21 persen).

Kontribusi nilai ekspor sektor industri terhadap total nilai ekspor November, sebesar 94,44 persen, sektor pertanian sebesar 5,56 persen, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian minyak dan gas, serta sektor lainnya sebesar 0,00 persen.

Ekspor Menurut Golongan

BERSPONSOR

Ekspor golongan barang utama Sumatera Utara pada November 2023 terhadap Oktober 2023 yang mengalami penurunan nilai ekspor adalah ampas/sisa industri makanan sebesar US$39,07 juta (-44,54 persen), diikuti oleh golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$17,22 juta (-4,30 persen).

TERKAIT  Bahagia setelah Dapat Akta Cerai, Wanita asal Tolaki Sulsel ini jadi Viral

Sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar yaitu karet dan barang dari karet sebesar US$6,39 juta (10,40 persen) diikuti golongan kopi, teh dan rempah-rempah yang naik sebesar US$4,56 juta (17,59 persen).

Ekspor pada Januari–November 2023 bila dibandingkan Januari–November 2022, golongan lemak dan minyak hewan/nabati mengalami penurunan terbesar yaitu sebesar US$1,04 miliar (-19,92 persen) sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikan terbesar adalah golongan sabun dan preparat pembersih naik sebesar US$24,77 juta (5,63 persen).

Selama Januari–November 2023, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 digit) mampu memberikan kontribusi sebesar 89,62 persen terhadap total ekspor Sumatera Utara.

- Advertisement -

Sementara itu ekspor di luar 10 golongan barang memberikan kontribusi sebesar 10,38 persen. Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang pada Januari–November 2023 turun 20,84 persen terhadap Januari–November 2022.

Ekspor Menurut Tujuan

Selama November 2023 negara Tiongkok, Amerika Serikat dan India merupakan pangsa ekspor terbesar Sumatera Utara, masing-masing sebesar US$145,64 juta, US$115,24 juta dan US$81,73 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,76 persen.

Sekitar 36,32 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Untuk kawasan Asia di luar ASEAN, Jepang dan Korea Selatan juga merupakan pangsa ekspor masing-masing sebesar US$37,27 juta dan US$19,41 juta.

Pada Januari–November 2023 dibandingkan periode yang sama tahun 2022, negara tujuan utama yang mengalami penurunan terbesar yaitu Tiongkok sebesar US$388,68 juta (-18,12 persen) dan Rusia sebesar US$261,96 juta (-50,29 persen).

Penulis: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU