Samosir, NINNA.ID-Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Samosir untuk periode 2025-2029.
Acara ini juga melantik pengurus DPD TMI dari Humbang Hasundutan, Toba, dan Tapanuli Utara. Pelantikan digelar di Sopo Bolon Pangururan, Kabupaten Samosir, pada 31 Mei.
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakkir, langsung melantik para pengurus. Mereka juga mengucapkan ikrar untuk mengabdi kepada petani.
Tema pelantikan kali ini adalah “Tani Peduli, Tani Merdeka, Indonesia Mandiri.”
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Junita Rebeka Marbun, Ketua Satgas DPN TMI Iwan Kurniawan, Ketua DPW Sumut Husni, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, perwakilan Pupuk Indonesia, perwakilan Bulog Pematang Siantar, serta penasehat dan dewan pakar dari masing-masing kabupaten.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru ini dapat memperjuangkan kesejahteraan petani yang selama ini menghadapi banyak kendala.

Mengingat 85 persen masyarakat Samosir bekerja sebagai petani, kehadiran DPD TMI diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Ariston juga menekankan pentingnya mendukung program swasembada pangan nasional. Ia berharap pengurus baru TMI dapat membantu petani mengatasi persoalan harga pasar, akses teknologi pertanian, dan kesejahteraan petani secara keseluruhan.
“Mari kita berjuang bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Semoga pengurus baru bisa menggali potensi daerah masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, Ariston menegaskan bahwa Pemkab Samosir mendukung pembentukan koperasi merah putih di desa-desa, yang saat ini hampir selesai.
“Kami yakin koperasi ini bisa membantu petani mendapatkan harga yang lebih baik dan dukungan lebih besar,” jelasnya.
Untuk Kabupaten Samosir, kepengurusan DPD TMI dijabat oleh Asnita Era Ariesta Sinaga (Ketua), Nixon P. Situmeang (Sekretaris), dan Srinelly Pasaribu (Bendahara).
Dalam sambutannya, Asnita mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk menjadikan TMI sebagai wadah perjuangan petani dan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.
“Petani adalah tulang punggung bangsa Indonesia. Mereka harus diperhatikan, diperjuangkan, dan dimerdekakan agar produksi pertanian meningkat,” tegasnya.
Penulis: PR Samosir
Editor: Damayanti Sinaga



