Dirayakan setiap Tanggal 8 Mei, ini Sekilas Sejarah Hari Palang Merah Sedunia

BERSPONSOR

NINNA.ID – Hari Palang Merah Sedunia (HPMS) diperingati setiap tanggal 8 Mei untuk menghormati pendiri Palang Merah Internasional, Henry Dunant, yang lahir pada tanggal tersebut pada tahun 1828.

Tahun ini, HPMS memasuki tahun ke-159, dan tema yang diangkat adalah “Access to Education Changes Lives.”

Hari Palang Merah Sedunia menjadi momen penting bagi seluruh gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (PMI) di seluruh dunia untuk merayakan dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas.

Palang Merah Internasional berdiri pada tahun 1863 di Jenewa, Swiss, dengan tujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban perang.

BERSPONSOR

Sejak itu, PMI telah menjangkau orang-orang di seluruh dunia dengan memberikan bantuan darurat dan dukungan kesehatan, mengembangkan program-program untuk memperkuat kesiapan dan ketahanan komunitas, dan mendukung upaya-upaya pemulihan dalam bencana dan konflik.

Tema tahun ini menyoroti pentingnya pendidikan dalam mengubah hidup seseorang, terutama dalam konteks bencana dan konflik. Banyak anak-anak dan remaja di seluruh dunia kehilangan akses ke pendidikan karena faktor-faktor seperti kekerasan, pengungsian, kemiskinan, dan diskriminasi.

Palang Merah dan Bulan Sabit Merah berkomitmen untuk mendukung hak setiap anak dan remaja untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, terlepas dari situasi atau latar belakang mereka.

Selain tema tersebut, HPMS juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dan keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan kemanusiaan.

BERSPONSOR
TERKAIT  Daftar 10 Provinsi Termiskin di Indonesia Menurut BPS, Wilayahmu Termasuk?

PMI didirikan di lebih dari 190 negara, dan anggotanya terdiri dari sukarelawan yang siap membantu dalam situasi darurat dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Pada saat yang sama, PMI juga berupaya untuk memperkuat ketahanan masyarakat melalui program-program seperti pelatihan kesehatan, pengembangan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi.

Peringatan HPMS juga menjadi momen untuk mengenang dan menghargai kerja keras para sukarelawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di seluruh dunia.

Para sukarelawan ini bekerja tanpa pamrih untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan mereka sering kali berada di garis depan dalam situasi darurat dan konflik. Mereka adalah pilar penting dalam gerakan kemanusiaan dan layak dihargai dan dihormati.

- Advertisement -

Dalam rangka memperingati HPMS, banyak kegiatan diadakan di seluruh dunia, termasuk kampanye sosial media, acara penggalangan dana, dan kegiatan kemanusiaan di komunitas lokal. Ini adalah momen penting bagi setiap orang untuk menghargai kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas yang menjadi inti dari gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

Selain itu, peringatan HPMS juga menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan peran kita sebagai warga dunia yang bertanggung jawab.

Setiap orang dapat memberikan kontribusi untuk mendukung gerakan kemanusiaan, baik melalui donasi, aksi sukarela, atau dengan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU