Dibuka Belanda, Diwarisi Indonesia, Kebun Teh Sidamanik Terbuka untuk Siapa Saja

Simalungun, NINNA.ID-Cerita tentang Danau Toba bukan hanya sebatas perairannya saja. Danau Toba memiliki banyak kekayaan yang tidak terhitung. Salah satunya adalah berbagai jenis tumbuh-tumbuhan.

Danau Toba memiliki luas kebun teh terbesar kedua di Indonesia. Dinamai Kebun Teh Sidamanik karena berada di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Simalungun merupakan salah satu dari tujuh kabupaten dilintasi perairan Danau Toba.

Sejarah menyebutkan, kebun teh ini dibuka pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Kebun Teh Sidamanik didirikan oleh Persatuan Perusahaan Hindia Timur (Bahasa Belanda: Vereenigde Oostindische Compagnie. Disingkat VOC)

VOC merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang memonopoli aktivitas perdagangan di Asia.

Ada banyak usaha yang dijalankan VOC di Indonesia. Untuk Perkebunan Bah Butong Teh Sidamanik didirikan pertama kali pada 1917.

Didirikan di wilayah kekuasan Partuanon Sidamanik atau Oppung Nai Horsik Damanik. Pabrik teh dibangun pada 1927. Akan tetapi pabrik tersebut mulai beroperasi pada 1931.

Sejak dibukanya usaha perkebunan teh tersebut, Belanda mendatangkan para pekerja kontrak dari Pulau Jawa.

Selain itu, mendatangkan orang-orang Batak guna menguasai persawahan di sekitar Kebun Teh Sidamanik.

BERSPONSOR

Hal tersebut bertujuan mencukupi kebutuhan pangan para perkerja kebun.

Pasca Indonesia merdeka tahun 1945, di tahun 1957 secara resmi Perkebunan Teh Sidamanik diambil alih oleh pemerintah Indonesia dari Belanda melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian 229UM57, tertanggal 10 Agustus 1957 dan diperkuat oleh Undang-Undang Nasionalisasi Nomor 861958 tahun 1961.

TERKAIT  Amazing Journey: Four Days Three Nights Explore Lake Toba

Sejak itu, ada banyak perubahan atau restrukturisasi usaha ini. Pada1996, terjadi kembali resktruksisasi, dimana Perkebunan Bah Butong sah masuk menjadi bagian PTPN IV.

Untuk Semua

- Advertisement -

Sekalipun punya cerita panjang yakni peralihan kepemilikan dari Belanda ke Indonesia.

Selain itu, mengalami banyak perubahan nama perusahaan dari satu tangan hingga akhirnya dikelola oleh PTPN IV, Kebun Teh Sidamanik terbuka bagi siapa saja.

Air Terjun Bah Biak 2
Menikmati hijaunya Perkebunan Teh Sidamanik (foto:damayanti)

Para wisatawan bebas berkunjung ke Kebun Teh Sidamanik. Keberadaan Kebun Teh Sidamanik turut mendukung posisi Geopark Kaldera Toba sebagai tujuan utama pariwisata.

Hamparan hijau daun teh di perkebunan ini terlihat bagaikan permadani raksasa.

Indah, menawan hati, dan menjadi salah satu pilihan berwisata di Kawasan Danau Toba.

Bagi Sobat Ninna yang ingin kemari, lokasi ini sangat mudah diakses. Dari arah Kota Medan atau Siantar, kita bisa ambil posisi belok kanan simpang dua SPBU atau POM Bensin.

Dari arah Kota Parapat, kita bisa ambil jalur Sipolha lalu ke Sidamanik.

Sepanjang Sidamanik sudah tentu para travellers bisa menikmati pemandangan Kebun Teh ini. Pemandangan yang hijau ini sangat menyejukkan mata.

Sobat Ninna juga tidak perlu cemas untuk mencari tempat nongkrong, café ataupun restauran selama mengeksplor lokasi ini.

Jalur ini punya sejumlah rest area dimana sobat bisa menikmati makanan maupun minuman terbaik. Silahkan rencanakan liburan ke Kebun Teh ini ya Sob!

Penulis: Damayanti Sinaga
Penulis juga aktif sebagai pemandu wisata

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU