spot_img

Destinasi Wisata Sawah di Toba Tak Kalah Indah Dibanding Bali

NINNA.ID – TOBA

Destinasi wisata sawah di Desa Nassau, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba, ternyata tidak kalah indahnya dengan alam persawahan di kawasan Bali yang terkenal itu.

Saat berada di lokasi, angin segar di sore hari menambah keinginan para pengunjung untuk duduk sambil lebih lama menikmati keindahan sawah tersebut.

Seorang pelintas, Mikael Pangaribuan merasa seakan sedang berada di Bali yang terkenal dengan destinasi wisata sawah tersebut. Dari pengalamannya, di Bali harus membayar Rp 50 ribu hanya menikmati pemandangan di persawahan tersebut. Padahal di Toba, masuk kawasan destinasi sawah secara gratis.

“Di Bali, harus bayar sampai Rp 50 ribu. Itupun kita bayar, karena memang di sana, pariwisata menjadi satu sektor yang amat diperhatikan,” ujar Mikael Pangaribuan yang berusia 33 tahun.

Di lokasi tersebut, para pengunjung dapat duduk di atas sengkedan sembari menikmati hijau areal persawahan yang ditumbuhi padi. Mata para pengunjung akan serasa segar saat menyaksikan hijaunya padi tersebut. Sengkedan yang tertata rapi dan apik membuat sawah tersebut memiliki keunikan tersendiri.

Kontur tanah perbukitan dibentuk menjadi areal persawahan seperti bentuk kuali. Para petani tampaknya menanam padi secara bersamaan sehingga tinggi dan besarnya padi tersebut relatif sama. Keseragaman tanaman padi di sawah yang teratur tersebut menjadi daya pikat bagi para pelintas.

Untuk sampai ke lokasi tersebut, pengunjung dapat menempuh dengan jalur darat sekitar dua jam perjalanan dari Kota Balige. Dalam perjalanan, para pengunjung juga melewatti jalan mendaki hingga Kecamatan Habinsaran.

TERKAIT  Ini Bukan Ilmu Padi Tapi Padi yang Menginspirasi

Dari Kecamatan Habinsaran, pengunjung melanjutkan perjalanan ke lokasi dengan melihat sejumlah kawasan hutan yang masih rimbun. Alur sungai yang lebar dan panjang hingga melintasi Kabupaten Labuhanbatu Utara akan terlihat jelas di bawah jembatan tua.

Setibanya di lokasi, para pengunjung bisa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan, berdekatan dengan sawah. Sejumlah tempat di sana bisa dijadikan sebagai spot foto.

“Kalau yang ini, sangat cocok jadi spot foto. Bukan sebatas foto biasa, bahkan untuk prewedding juga ini cocok jadi latarnya. Paten lah kalau memang ini dieksplorasi,” sambung Mikael.

Sebagai informasi, lokasi terasering sawah yang pertama ada di Tegalalang, Bali. Destinasi yang satu ini sudah sangat terkenal bagi para wisatawan lokal, nasional, bahkan mancanegara.

Lokasi terasering sawah Tegalalang bisa anda temukan berada di sebelah Utara kawasan Ubud. Lokasinya yang strategis berada tak jauh dari destinasi wisata populer, membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan.

Sama halnya dengan persawahan Jatiluwih, juga di Bali. Bahkan, pemerintah setempat mengajukannya sebagai world heritage kepada UNESCO.

Kembali ke destinasi sawah yang ada di Desa Nassau. Hamparan sawah yang luas dan teratur takkan kalah indahnya dari sejumlah destinasi persawahan di Indonesia saat ini yang sudah mendunia. Apalagi semakin diperhatikan oleh pemerintah.

Penulis : Stiruam
Editor : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU