spot_img

Desa Sionggang Selatan, Lanskapnya Bikin Terpana

TOBA – Nama desa ini mungkin tidak begitu populer. Tapi, jika kamu ingin melihat desa tenang, jauh dari kebisingan dengan panorama menakjubkan di pinggiran Danau Toba, ini salah satunya. Buat kamu berjiwa petualang dan pemburu foto bentang alam, ini destinasi rekomendasi buatmu. Lanskap dari Desa Sionggang Selatan pasti buat matamu terpana.

Hingga kini, masyarakat desa setempat belum fokus menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata. Akan tetapi, sejumlah kawula muda sering mengunjungi desa ini untuk menikmati keindahan Danau Toba.

Satu-satunya tantangan untuk sampai kesini, jalanan menukik dan menurun tajam. Sebab, desa ini tersembunyi di balik bukit. Kendaraan jenis matic akan sulit untuk melewatinya.

Lokasi Sionggang Selatan dapat diakses mulai dari Simpang Lumban Julu Kabupaten Toba, tidak jauh dari Pasar Lumban Julu. Sebelah kanan jika kamu dari Parapat. Kemudian, jalan terus menuju Desa Sionggang Selatan. Kamu bisa tanya arah menuju desa ini kepada warga di sana.

Sebelum tiba di Sionggang Selatan, kamu harus melewati Desa Sionggang Tengah. Jalanan di sejumlah desa yang dilalui juga tidak begitu mulus. Mungkin faktor inilah yang menyebabkan potensi wisata desa ini jadi terhambat.

TERKAIT  Pantai Kasih Parapat yang Ramah untuk Anak

Menuju ke desa ini kita akan menyaksikan tanaman pertanian seperti padi, jagung, bawang, ubi jalar, ubi kayu, pisang, kopi, tomat, coklat, nenas, berbagai kacang-kacangan, rempah-rempah, dan lainnya seperti tanaman keras.

Para petani di Kecamatan Lumban Julu sangat giat. Banyak hasil pertanian dari Kecamatan Lumban Julu, khususnya dari Desa Sionggang Selatan dijual ke berbagai tempat.

Kamu berkesempatan untuk melihat dan belajar berbagai jenis tanaman di sana. Satu hal lagi, yang membuat lansekap Sionggang Selatan unik, ada aliran sungai mengalir ke Danau di desa ini. Pemandangannya buat suasana desa ini berbeda dari desa lainnya.

Karena belum dijadikan sebagai destinasi wisata, tidak ada tarif untuk masuk kesini. Belum ada pondok-pondok untuk istirahat bagi para pengunjung. Hanya ada kedai atau warung biasa tempat kamu bisa membeli biskuit dan jajanan lainnya. Seperti biasa, ninnA berpesan, jangan buang sampah sembarangan dan jaga sopan santun saat kamu berpertualang ke desa ini.

 

Penulis     : Damayanti
Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU