spot_img

Danau Toba Indah Mendebarkan, Debur Ombaknya Menenangkan

TOBA  – Tidak ada yang pernah membantah, dari sudut manapun dilihat, Danau Toba itu tetap indah. Menawan hati, bagaikan kemolekan seorang gadis yang selalu mendebarkan hati.

Menikmati secara utuh keindahan Danau Toba nyaris tidak mungkin. Luasannya saja membutuhkan waktu tak sedikit, belum lagi ada begitu banyak, mungkin tak terkira dan tak terduga, sisi keindahan tersendiri jika di pandang dari tempat dan sudut berbeda.

Pantai dan perbukitan yang memesona, selalu menjadi objek yang tak bosan-bosannya di pandang. Berbagai destinasi baru terus bermunculan di kawasan Danau Toba. Mulai penataan perbukitan, ragam kegiatan, usaha kreatif dan kuliner semakin semarak di daerah ini.

Soal pantai jangan ditanya. Ada banyak untuk menambah bucket list saat traveling ke Danau Toba. Pernahkah terfikir, datang ke pantai bukan sekedar bermain air atau pasir?

Saatnya menikmati deburan ombak danau yang tiada henti dan menenangkan hati.

Kita ke Kota Porsea. Terletak di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara. Daerah ini merupakan sebuah kota yang berada di hulu Sungai Asahan dan pastilah sangat dekat dengan Danau Toba.

Danau Toba Indahnya
Di bawah jembatan di Porsea Ini mengalir air Danau Toba,menuju Sungai Asahan.(foto:asmon)

Di Porsea terdapat satu jembatan penghubung untuk melintasi Sungai Asahan yang mengalir di bawahnya. Dari persimpangan jalan yang berada di tepi jembatan ini, kita dapat dituntun menuju satu pantai dengan deburan ombak yang tiada hentinya, ada di Pantai Pasifik.

Dari simpang ini ada penunjuk jalan menuju Pantai Pasifik. Pintu masuk ke pantai ini, berada tepat di depan Kantor Kepala Desa Patane IV, Kecamatan Porsea.

Begitu memasuki wilayah pantai, suara deburan ombak yang pecah di bibir pantai bagaikan ucapan selamat datang tiada henti, menyapa telinga pengunjung.

Di seberang pantai, terlihat pantai Pasir Putih Parparean. Terus menyapukan pandangan ke arah kanan, nun jauh di sana, Kota Balige dengan latar belakang Dolok Tolong yang berdiri kokoh, jelas terlihat.

TERKAIT  Pesona Toba yang Menakjubkan dari Bukit Holbung
Danau Toba Indahnya Mendebarkan
Menikmati deburan ombak Danau Toba di Pantai Pasifik.(foto:asmon)

Deretan bukit barisan yang menyatu ke langit biru juga kelihatan begitu nyata dari pantai ini. Deburan ombak di pantai yang tiada henti, seolah instrumen alam yang ikut menyanyikan lagu pujian, betapa indahnya alam Danau Toba.

Pantai ini tergolong jauh dari suasana hiruk pikuk, deburan ombaknya sangat cocok bagi yang membutuhkan ketenangan.

Tersedia beberapa sarana penunjang di sini. Selain toilet juga tersedia beberapa gazebo untuk berteduh. Ada juga sebuah bangunan berbentuk aula dengan tulisan ”Sopo Marpikkir”.

Nama ini, Sopo Marpikkir, bisa berarti gedung atau tempat berfikir. Tentu, kurang maksimal untuk berfikir jika berada di tengah hiruk pikuk. Jadilah sejak lama, Sopo Marpikkir ini, sering dijadikan tempat pertemua. Bahkan, saat mencoba memasukinya kemarin, benar saja, ada satu organisasi masyarakat sedang menggunakan Sopo Marpikir sebagai tempat mereka berfikir dalam diskusi.

Belum ada informasi akurat, apakah pendirian dan penamaan Sopo Marpikir itu, terinspirasi dari suara deburan ombak Danau Toba. Pastinya, deburan ombak di sana memang bisa menenteramkan hati untuk mengeluarkan ide-ide baru yang brilian.

Akses jalan menuju lokasi dari Kota Porsea lumayan bagus, meski di titik tertentu harus ekstra hati-hati karena jalan berlobang serta pemukiman padat dengan aktifitas penduduk yang cukup ramai. Namun seluruh aktifitas warga dengan kesibukannya, terasa tinggal jauh di belakang, begitu sampai di Pantai Pasifik dengan keindahan pantainya. Dan tentu saja, suara deburan ombak itu, selalu datang bersamaan, menenteramkan hati yang selalu berdebar dengan setiap kemolekan Danau Toba.

 

Penulis   : Asmon
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU