DAIRI – Bukit Simartubi di Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi ini, sudah lama dikenal karena keindahannya. Di tempat ini, suara alam seperti hembusan angin dan kicauan burung perkutut seolah orkestra alam menyambut wisatawan.
Untuk sampai ke bukit yang berada di Kecamatan Silahisabungan ini, jika bro dan sista datang dari Kota Medan, akan memakan waktu sekitar 4 jam. Akses menuju tempat yang dihuni mayoritas petani bawang merah ini, telah memiliki infrastruktur jalan yang cukup baik.
Jika bro dan sista naik kendaraan umum, biasanya Bus Sinabung, bro dan sista harus memastikan trayeknya ke Medan-Silalahi. Biasanya bus yang ke desa ini hanya dua kali sehari pagi dan sore hari.
Namun disarankan, akan lebih baik jika datang ke Bukit Simartubi ini menggunakan kendaraan pribadi. Baik itu roda dua sampai roda empat.
Dengan kendaraan sendiri, waktu untuk berkeliling di kawasan Bukit Simartubi lebih leluasa. Di kawasan bukit ini, juga terdapat destinasi wisata air terjun.
Berkendaraan di kawasan ini juga cukup aman. Sebagian besar kawasan ini hanya ditumbuhi rumput atau savana hijau. Warga lokal menyebutnya dengan “Rii”.
Salah satu yang dapat dilakukan wisatawan di kawasan ini , berburu spot foto. Letaknya yang seolah diapit Danau Toba dengan savana hijau dan tumbuhan pinus satu-satu, membuat lanskap di tempat ini begitu indah.
Sayangnya belum ada pondok-pondok atau gazebo di sekitar Bukit Simartubi. Jika panas menyengat, satu-satunya tempat berteduh hanya di bawah pohon mangga. Jadi ada baiknya datang ke sini membawa perlengkapan tambahan.
Di hari weekend, sudah banyak wisatawan yang berkunjung Ke Bukit Simartubi. Biasaya yang datang berkemah di Desa Paropo, kerap datang juga ke kawasan Bukit Simartubi ini.
Penulis : Abiden Simamora
Editor : Mahadi Sitanggang


