spot_img

Kawasan Danau Toba

Bank Indonesia Gencarkan Digitalisasi Sistem Pembayaran

SAMOSIR – Perubahan zaman tidak hanya mendesak pemerintah untuk mengikuti perubahan yang begitu cepat. Pemerintah melalui Bank Indonesia juga harus mendesak masyarakat untuk mengikuti perubahan zaman yang sekarang serba digital. Bank Indonesia kurun 3 tahun terakhir gencar mengkampanyekan digitalisasi pembayaran, khususnya di Danau Toba.

Tahun ini, Bank Indonesia mengangkat tema Tor Tor Digifest. Digifest merupakan singkatan digital festival yang dilaksanakan selama beberapa hari. Tahun ini BI memilih Samosir sebagai pusat kegiatan sosialisasi digitalisasi sistem pembayaran di KPW BI Sibolga.

Kegiatan kampanye ini di antaranya digitalisasi campus carnaval pada 21 Juni di Institut Teknologi DEL. Kegiatan ini bertema “Generasi Muda Handal, Generasi Paham Pembayaran Digital“ dengan partisipan dari beberapa perguruan tinggi di wilayah BI Sibolga.

Togaraja Digital Camp dilaksanakan pada 30 Juni-1 Juli 2022 di Togaraja, Desa Partungko Naginjang, Kabupaten Samosir. Kegiatan ini bertema “Pendapatan Lokasi Wisata Bertambah Cuan dengan Digitalisasi Pembayaran”.

Lomba Karya Tulis Jurnalistik dan Ilmiah yang dilaksanakan secara online sejak 10 Juni 2022. Kegiatan ini ditujukan kepada media dan mahasiswa di wilayah kerja BI Sibolga.

Acara utama diadakan pada 5-6 Juli 2022 di Creative Hub di Desa Situngkir, Samosir. Pada 5 Juli diadakan serangkaian kegiatan padat bagi pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Diadakan pula peluncuran SIAP QRIS pasar, e-payment transportasi, dan e-payment homestay, digital initiative award, serta talkshow dengan tema “Metaverse datang, apakah Pemerintah, Pariwisata, dan Bisnis Masyarakat Goyang?”

Kegiatan di hari kedua yakni sosialisasi QRIS dan Cinta Bangga Paham Rupiah, lomba dan kegiatan kreatif mewarnai dan menggambar. Pada 6 Juli diadakan acara pameran bagi pelaku UMKM dan perbankan di Pantai Indah Situngkir. Selama 5-6 Juni diadakan kegiatan BIKASLING (BI Kas Keliling) goes to Samosir.

TERKAIT  SPKLU Parapat Masih 7 Kali Charge Mobil Listrik

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai akselerasi pencapaian blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Meningkatkan dukungan, partisipasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat terhadap kebijakan serta inisiatif digitalisasi sistem pembayaran Bank Indonesia.

Meningkatkan awareness dan literasi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat terhadap digital payment system dan digital economy serta pemahaman mengenai industri dan ekonomi di era masa depan.

Sebagai bentuk dukungan KPw Bank Indonesia Sibolga terhadap flagship Program BI-Wide FEKDI dalam rangka pemulihan ekonomi daerah dan nasional serta percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Pelaku Usaha di Danau Toba Gunakan Digitalisasi Pembayaran
Sudah ada beberapa sektor pelaku usaha di Kawasan Danau Toba menggunakan digitalisasi pembayaran. Sektor transportasi yakni PT ASDP di Kawasan Danau Toba telah mewajibkan para penumpang untuk lakukan pembayaran non tunai dalam pembelian tiket.

Sejumlah homestay berikut juga menawarkan fasilitas pembayaran digital kepada para wisawatan yang menginap di antaranya Homestay Cloe, Homestay Christine, Homestay Marihot, Irene Homestay, Vionetta Homestay, Timbas Homestay, Lasfayer Homestay, Agape Tomok Homestay, Homestay Silalahi, dan King Guest House.

Ke depannya, karena tuntutan dunia yang serba digital, BI akan mewajibkan seluruh masyarakat menerapkan pembayaran non tunai. Sosialisasi ini akan menyasar seluruh elemen masyarakat hingga ke daerah terpencil. Tahun ini, digital festival menyasar sektor pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pariwisata di Danau Toba melalui konsep edukasi, pameran, sosialiasi, hiburan dan lainnya.

 

Penulis   : Damayanti Sinaga
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU