HUMBAHAS – Kasus kejahatan mutilasi di Kabupaten Humbahas menyisakan duka yang dalam bagi keluarga korban Nurmaya Situmorang (43) dan tersangka Harapan Munte (44), suami korban.
Setelah penahanan terhadap tersangka, kini Polres Humbang Hasudutan (humbahas) melalui Unit V PPA Sat Reskrim Polres Humbahas terus memantau psikologis anak mereka, RM (3,5).
Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin SIK didampingi Kabag Ops Kompol Septian Dwi Rianto SIK, Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih, Kasat Reskrim Iptu Master Purba Tanjung, Kasi Propam AKP J Sihombing dan PS Kasi Humas Aipda SB Lolo Bako, berkunjung menemui RM, Selasa (15/11/2022)
Kepada si bocah, Kapolres Humbahas memberikan mainan. RM terlihat gembira mendapatkan mainan berbentuk mobil truk itu.
“Terimakasih Pak Kapolres,” ucap RM tersipu malu.
Kapolres Humbahas memberi semangat dan dukungan RM untuk dapat diasuh sementara oleh Pamannya sehingga kondisi psikisnya tidak terlalu buruk.
Kapolres Humbahas juga mengimbau agar masyarakat mengawasi dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Jika ada sesuatu yang menonjol, segera hubungi kami ya Amang Inang,” kata Kapolres dalam bahasa Batak.
Saat mengunjungi RM terlihat asyik bermain dengan Personil Polwan Unit V PPA Sat Reskrim Polres Humbahas, Briptu Lidya Harahap.
Dikesempatan yang sama Perwakilan dari Kemensos bersama dengan dinas DPMDP2A juga melihat kondisi anak korban mutilasi itu.
Kejahatan Mutilasi di Doloksanggul
Seperti diberitakan sebelumnya, Doloksanggul dibuat geger dengan kejahatan mutilasi yang melibatkan pasangan suami istri. Tersangka Harapan Munte (44) tega membunuh istrinya Nurmaya Situmorang (43) dan memutilasi bagian tubuhnya.
Kapolres Humbahas mengatakan, tersangka menghabisi istrinya, Jumat (11/11/2022), sekira pukul 10.00 WIB. Tersangka Harapan Munte mengaku mengunci korban di dalam kamar.
“Setelah itu, tersangka mengambil pisau dan kembali masuk ke dalam kamar,” jelas AKBP Achmad.
Tersangka lalu mencekik korban dan menusuk pisau sebanyak satu kali ke bagian leher sebelah kanan korban.
Kedua kaki korban lalu ditarik oleh tersangka. Korban diseret menuju dapur rumah. Di sana tersangka kembali menusuk korban. Kali ini dibagian dada sebanyak dua kali.
“Sekira pukul 19.00 WIB, tersangka memotong leher korban hingga terputus dengan menggunakan sebilah pisau dan memasukkan kepala istrinya yang terpotong ke dalam sebuah karung,” urainya.
Penulis : Josafat Siahaan
Editor : Mahadi Sitanggang



