NINNA.ID-Amerika Serikat larang pengunaan TikTok dan telah memblokir akses ke sosial media.
Negara-negara bagian di Louisiana dan Virginia Barat Amerika Serikat pada Senin 19 Desember 2022 melarang penggunaan layanan media sosial populer TikTok.
Pemerintah Amerika Serikat khawatir China dapat menggunakannya untuk melacak data orang-orang Amerika dan menyensor konten.
Sekitar 19 dari 50 negara bagian Amerika Serikat setidaknya saat ini telah memblokir akses ke TikTok khususnya jika akses menggunakan komputer yang dipakai pemerintahan.
Sebagian besar pembatasan untuk akses ke TikTok terjadi dalam dua minggu terakhir.
Beberapa anggota Kongres minggu lalu mengusulkan larangan nasional, yang akan mengikuti negara-negara seperti India yang telah melarang penggunaan TikTok.
Jamf Holding Corp, yang menjual perangkat lunak ke organisasi-organisasi, akan memungkinkan pemfilteran dan langkah-langkah keamanan pada iPhone dan perangkat Apple lainnya.
Pihaknya mengatakan pelanggan dari sektor pemerintahan semakin memblokir akses ke TikTok sejak pertengahan tahun ini.
Sekitar 65 persen percobaan koneksi ke TikTok telah diblokir pada bulan ini di perangkat yang dikelola oleh pelanggan sektor publik Jamf di seluruh dunia.
Ini termasuk distrik sekolah dan berbagai agensi lainnya, naik dari 10 persen koneksi yang diblokir pada Juni, kata perusahaan tersebut.
TikTok pada Senin 19 Desember mengulangi sebuah pernyataan, mengatakan perusahaan itu “kecewa karena begitu banyak negara bagian ikut-ikutan politik untuk memberlakukan kebijakan berdasarkan kebohongan yang tidak berdasar tentang TikTok yang tidak akan melakukan apapun yang membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat.”
Di Louisiana, Sekretaris Negara Kyle Ardoin mengatakan dia melarang TikTok di semua perangkat yang dimiliki agensinya, mengutip potensi ancaman keamanan tetapi tanpa mengidentifikasi masalah apa pun yang ada.
Auditor Negara Bagian Virginia Barat JB McCuskey mengatakan dia melakukan hal yang sama untuk agensinya.
Pejabat AS dan TikTok telah berdiskusi selama berbulan-bulan tentang pakta keamanan nasional yang akan mengatasi kekhawatiran tentang akses China ke data lebih dari 100 juta pengguna TikTok di AS.




