NINNA.ID-AMAN Toba melakukan Sosialisasi Pendidikan dan Sekolah Adat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bersama tentang adat dan budaya, di antaranya identitas maupun kearifan lokal.
Kegiatan ini berlangsung di Komunitas Masyarakat Adat Natumingka, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba.
“Semoga dengan kegiatan ini komunitas khususnya pemuda/i dan anak-anak lebih giat dan semangat dalam menjejaki bahkan melestarikan budaya yang menjadi hak atas warisan leluhur,”ujar Risnan Ambarita selaku pengagas sekolah adat di Sihaporas yang hadir sebagai narasumber pada acara tersebut.

Pentingnya pendidikan adat merupakan solusi untuk merawat generasi dikomunitas masyarakat adat sekaligus jalan untuk menguatkan kercayaan diri para generasi sebagai pewaris di masyarakat adat Natumingka.
Adanya sosialisasi pendidikan adat hari ini,masyarakat adat Natumingka dalam menelusuri kembali budaya yang perlahan luntur melalui sekolah adat kedepannya.
Dimana sekolah adat merupakan wadah sekaligus sentral untuk berkumpulnya komunitas adat, tetua -tetua adat dan para generasi untuk belajar bersama menelusuri kembali apa apa saja yang sudah hilang terkait budaya warisan leluhur.
“Harapan kedepan semoga masyarakat adat besama pemuda adat natumingka tetap semangat dalam mempertahankan hak hak yang dirampas dan melestarikan kembali budaya dan tradisi dihuta Natumingka”, harap Risnan Ambarita.
Herman Nababan selaku pengurus di AMAN Toba dan juga pelaku budaya aktif dan pendiri sanggar seni Nabasa berharap kepada kaum muda/mudi yang ada di Komunitas Natumingka juga bisa mengekspresikan seni budaya yang dipelajari melalui sekolah adat ini kepada masyarakat luas. Guna memperkenalkan Huta Natumingka dari segi tradisi budayanya.
Press release dari AMAN Toba
Editor: Damayanti Sinaga


