spot_img

Parapat Ajibata

Ajakan Lebih Friendly untuk Perubahan Pariwisata

PARAPAT – Merubah wajah Kota Parapat Ajibata agar bersahabat (friendly) bagi semua wisatawan sangat penting demi kelangsungan pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba.

Upaya memaksimalkan perubahan itu, Polteknik Pariwisata (Poltekpar) Medan bersama tenaga pendukung teknis Pengembangan SDM Pariwisata BPODT, menyiapkan langkah dan strategi. Mereka mengundang 50 orang pelaku usaha pariwisata Parapat dan Ajibata dalam Bimtek Pelayanan Kepariwisataan di Hotel Atsari Parapat, Kamis (07/07/2022).

Bimtek yang mengusung hastag Friendly Parapat Ajibata itu bertujuan mewujudkan destinasi berkualitas dan berkelanjutan, yang bersahabat bagi para wisatawan di Parapat Ajibata.

Dalam paparannya, Wadir I Bidang Akademik Poltekpar Medan Femmy Dalimunthe menjelaskan, pelayanan prima merupakan hal yang harus diterapkan agar pengunjung merasa puas sesuai pelayanan standard yang terbaik bahkan melebihi dalam segala hal.

“Pelayanan atau service memiliki singkatan dan arti dalam pariwisata yang harus diterapkan dalam pelayanan prima, yaitu Smile for everyone (memberikan senyum untuk wisatawan), Excellent in everything we do (memberi yang terbaik dalam segala hal), Reaching out to every guest with hospitality (hadapi tamu dengan penuh keramahan), Viewing every guest as special (memandang tamu sebagai orang istimewa), Inviting guest to return (mengundang tamu untuk datang kembali), Creating a warm atsmosphere (menciptakan suasana hangat dan menyenangkan saat bersama tamu), dan Eye contact that shows we are (melakukan kontak mata kepada tamu menunjukkan kita perhatian),” ujar Femmy saat paparan.

TERKAIT  Niagara Hotel Kenakan Denda Fantastis untuk Asbak Pecah

Hal senada disampaikan Manager Geopark Kaldera Toba Area Samosir, Wilmar Simanjorang, menjadi pelayanan telah tertulis di Alkitab.

“Sehingga melayani sesama merupakan keharusan dalam Firman Tuhan,” ujar Wilmar.

Sedangkan pelopor Hastag Friendly Parapat Ajibata, Dedy Siregar, mengupas sebab akibat Pariwisata Parapat Ajibata jalan di tempat.

Karena itu, membenahi pelayanan usaha sektor pariwisata tidak boleh bosan dan tidak ada habisnya. Semua harus dimulai dari diri sendiri dengan komitmen memberikan pelayanan prima kepada wisatawan.

Menurut Dedy, dengan Friendly Parapat Ajibata diharapkan masyarakat pelaku wisata bisa gerak bersama demi kemajuan Pariwisata Parapat Ajibata.

“Hastag Friendly Parapat Ajibata mengajak semua warga pelaku usaha wisata memanfaatkan magnet utama pariwisata Danau Toba dengan hospitality: ramah, bersih, nyaman, produk berkualitas, price list produk yg transparan, serta toilet yang bersih,” ujarnya.

 

Penulis   : Ferindraha
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU